Press "Enter" to skip to content

Hasil PSG vs Marseille: Chevalier Bersinar Antar PSG Juara Piala Super Prancis

0 0
Read Time:3 Minute, 42 Second

Hasil PSG vs Marseille, Paris Saint-Germain (PSG) sukses meraih gelar Trophée des Champions 2025 setelah menaklukkan rival abadi mereka, Olympique Marseille, melalui drama adu penalti. Duel bertajuk Le Classique ini berlangsung sengit dan penuh emosi di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berakhir dengan skor 2-2 di waktu normal sebelum PSG memastikan kemenangan 4-1 dalam babak adu penalti. Kiper anyar PSG, Lucas Chevalier, tampil sebagai pahlawan utama dengan menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Marseille. Penampilan impresifnya menjadi faktor penentu keberhasilan Les Parisiens mengangkat trofi perdana mereka di tahun 2026.


PSG vs Marseille: Rivalitas Panas di Piala Super Prancis

Laga PSG vs Marseille di ajang Piala Super Prancis selalu sarat gengsi. Meski dimainkan di luar Prancis, tensi pertandingan tetap tinggi sejak menit awal. Kedua tim langsung bermain agresif dan saling menekan, menunjukkan betapa pentingnya gelar ini bagi mereka.

Bagi PSG, laga ini juga memiliki nuansa balas dendam. Sebelumnya, mereka harus menelan kekalahan 0-1 dari Marseille pada pertemuan pertama Ligue 1 musim 2025/2026. Karena itu, Trophée des Champions menjadi momentum tepat bagi pasukan Luis Enrique untuk membalas sekaligus mengirim pesan kuat kepada rival domestik.


Susunan Pemain dan Latar Belakang Pertandingan

PSG datang ke pertandingan ini dengan modal positif. Mereka baru saja meraih kemenangan 2-1 atas Paris FC dalam derby Paris dan sukses memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen Ligue 1, RC Lens, menjadi satu angka saja.

Luis Enrique menurunkan komposisi terbaiknya, meski harus kehilangan Achraf Hakimi yang tengah membela Maroko di ajang Piala Afrika. Absennya Hakimi di sisi kanan pertahanan diatasi dengan solusi tak biasa: Warren Zaire-Emery diplot sebagai bek kanan. Keputusan ini kembali menegaskan fleksibilitas sang gelandang muda yang mampu tampil solid di berbagai posisi.

Di kubu Marseille, mereka tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah hasil positif di liga. Mason Greenwood menjadi tumpuan utama di lini serang, didukung permainan agresif dari lini tengah dan bola-bola mati yang kerap merepotkan pertahanan PSG.


Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Marseille nyaris membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit. Sebuah sundulan keras dari kapten tim mengarah ke gawang PSG, namun Lucas Chevalier menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis bola tepat di garis gawang. Penyelamatan ini menjadi sinyal awal bahwa sang kiper akan menjalani malam yang istimewa.

PSG sempat kesulitan keluar dari tekanan di 10 menit awal. Marseille tampil lebih dominan dan berani menekan tinggi. Namun, kesalahan fatal di lini belakang Marseille pada menit ke-13 dimanfaatkan dengan sempurna oleh PSG. Ousmane Dembélé, peraih Ballon d’Or 2025, sukses membuka keunggulan setelah menerima bola di kotak penalti dan menyelesaikannya dengan tenang.

Setelah gol tersebut, tempo pertandingan tetap tinggi. Marseille terus menggempur lewat bola mati dan serangan terbuka, tetapi Chevalier kembali tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. Hingga turun minum, PSG mampu mempertahankan keunggulan 1-0.


Drama Babak Kedua dan Gol-Gol Penentuan

Memasuki babak kedua, Marseille meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus-menerus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Marseille mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang, dan Mason Greenwood menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Momentum berpihak pada Marseille. Pada menit ke-87, situasi semakin sulit bagi PSG setelah Willian Pacho melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola silang. Marseille berbalik unggul 2-1 dan tampak berada di ambang juara.

Namun, PSG menunjukkan mental juara. Di detik-detik terakhir masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, Gonçalo Ramos muncul sebagai penyelamat. Striker asal Portugal itu mencetak gol dramatis yang memaksa laga berlanjut ke adu penalti.


Adu Penalti dan Kepahlawanan Lucas Chevalier

Babak tos-tosan menjadi panggung utama Lucas Chevalier. Kiper PSG itu tampil luar biasa dengan menggagalkan dua tendangan penalti pemain Marseille. Kepercayaan diri skuad PSG pun meningkat seiring kegagalan lawan.

PSG akhirnya memastikan kemenangan adu penalti dengan skor 4-1 setelah Desire Doue sukses mengeksekusi penalti penutup. Sorak sorai para pemain PSG pun pecah, menandai keberhasilan mereka meraih Trophée des Champions 2025.


Trofi Perdana PSG di Tahun 2026

Gelar ini menjadi trofi pertama PSG di tahun 2026 dan memberi suntikan moral besar sebelum menghadapi jadwal padat selanjutnya. Setelah ini, Les Parisiens akan kembali fokus ke kompetisi domestik, termasuk laga melawan Paris FC di ajang Coupe de France.

Bagi Luis Enrique, kemenangan ini menegaskan kapasitas PSG sebagai tim dengan mental juara, sekaligus menunjukkan bahwa proyek regenerasi yang tengah dijalankan berada di jalur yang tepat. Sementara itu, performa Lucas Chevalier membuka harapan besar bagi PSG untuk memiliki penjaga gawang andalan dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%